5 Sate dari berbagai daerah Indonesia yang paling enak

sate

salah satu kuliner di Indonesia yang cukup terkenal bahkan oleh dunia adalah sate. Kamu bisa dengan mudah menemukan sate di setiap daerah. Namun, kamu sadar nggak kalau penampilan sate di setiap daerah di Indonesia itu berbeda-beda? Tergantung dari mana pedagang sate tersebut berasal, bisa dari Madura, Bali, atau Manado. Sate sendiri di Indonesia, sangat beragam jenisnya. Bisa sate dengan bumbu kacang yang kental atau dengan kuah kuning yang encer. Walaupun tampilannya berbeda, rasanya pun dijamin enak. Berikut ini 5 sate khas beragam daerah di Nusantara yang enak dan wajib kamu cicipi.

1. Sate Khas Madura
Salah satu jenis sate khas Indonesia yang paling terkenal dan mudah ditemukan tentu saja sate khas madura. Biasanya, nih, yang membuat sate khas madura berbeda adalah bumbu kacang yang superenak. Campuran kacang yang ditumbuk halus bersama bawang merah, bawang putih, dan dipadukan dengan kecap manis. Variasi daging yang biasanya disajikan di sate madura antara lain daging ayam, sapi, atau kambing. Sate khas madura ini dijajakan mulai dari kaki lima sampai restoran bintang lima. Penggemarnya pun bukan hanya orang lokal saja, turis mancanegara juga banyak yang jatuh cinta kepada cita rasa sate madura yang gurih dan manis.

2. Sate Khas Padang
Sate khas padang memiliki bumbu kental berwarna kuning atau merah. Rasa dan warna sate padang, tuh, tergantung asal sate padang tersebut, Padang Pariaman atau Padang Panjang. Kalau sate dari Padang Panjang memiliki cita rasa yang lebih pedas, cocok untuk kamu penggemar makanan dengan cabai yang banyak. Menyantap sate padang paling pas ditemani lontong dan keripik singkong balado. Kalau merasa kurang lengkap, kamu juga bisa menambahkan kerupuk kulit yang disiram kuah sate.

3. Sate Lilit Bali
Bali juga punya sate khas yang enak. Kalau biasanya daging sate ditusuk batang bambu, nih, sate khas Bali justru dililitkan ke tusukan bambu sereh. Itulah mengapa makanan ini dinamakan sate lilit. Sate lilit ini bisa menggunakan berbagai jenis daging, mulai dari sapi, ayam, kambing, ikan, hingga babi. Bumbu khas sate lilit bali menggunakan campuran kelapa parut, jeruk nipis, bawang merah, merica, dan santan. Jadi, warna pun nggak akan cokelat seperti kebanyakan sate lainnya. Sate lilit bali paling pas dimakan bersama dengan sambal matah yang segar. Biar makin kenyang, kamu bisa menyantap sate lilit bali bersama nasi panas dan ayam betutu.

4. Sate Kerang Sidoarjo
Di Sidoarjo terkenal sate kerang yang memiliki cita rasa unik dan tentunya enak. Daerah Sidoarjo terkenal sebagai salah satu penghasil kerang, jadi nggak heran kalau sate kerang bisa dengan mudahnya kamu temukan di sini. Sate kerang menjadi salah satu makanan wajib yang harus kamu coba jika berkunjung ke sana. Sama seperti sate pada umumnya, sate kerang disajikan dengan kecap dan sambal. Biasanya, nih, sate kerang akan terasa lebih sempurna jika dimakan bersama dengan kupang lontong.

5. Sate Khas Ponorogo
Sate khas Ponorogo ini juga wajib kamu coba saat sedang berlibur ke Jawa Timur. Biasanya, sate dijual dengan ukuran daging yang telah dipotong kecil-kecil dan ditusuk ke bambu. Nah, sate ini memiliki ciri khas menggunakan daging panjang seperti sate lilit. Daging yang digunakan pun daging sapi, ayam, atau kambing. Bisa dipilih sesuai selera. Bumbu untuk memanggang sate ini terdiri atas kecap, bawang mereah, dan cabai. Sebagai pelengkap, kamu bisa mencocol sate ponorogo ke bumbu kacang yang bercita rasa manis dan gurih. Merasa kurang pedas? Tambahkan saja sambal cabai segar yang selalu ada di setiap sajian sate ini.

5 Rekomendasi Kuliner Enak di Kota Medan

5 Rekomendasi Kuliner Enak di Kota Medan

Kwetiau Ateng

Medan merupakan ibukota provinsi Sumatera Utara, sekaligus kota terbesar ketiga di Indonesia. Selain panorama alam yang indah, Medan juga juga terkenal dengan makanannya yang enak. Para pecinta kuliner pun juga bakal menemukan masakan lezat yang sudah ada sejak puluhan tahun lamanya. Berikut ini adalah 5 rekomendasi kuliner enak yang ada dikota Medan.

1. Soto Kesawan
Tjong A Fie Mansion merupakan salah satu objek wisata bersejarah di Medan. Saat berkunjung ke sini, mampirlah ke Warung Soto Kesawan yang berada tak jauh dari sini. Sesuai dengan namanya, menu yang ditawarkan di sini adalah soto dengan kuah gurih yang menggiurkan. Isian dari udang, paru kering, daging sapi serta ayam kampung memiliki tekstur empuk yang mudah dikunyah. Campuran rempah yang kuat membuat sajian ini pas disantap sore hari.

2. Mie Aceh Titi Bobrok
Mie Aceh tak hanya kondang di kampung halamannya, tapi juga menjadi kuliner di Medan yang terkenal. Salah satu yang mencuri perhatian banyak orang adalah Mie Aceh Titi Bobrok yang terletak di Jalan Setia Budi No.17 D. Tak hanya rempah yang menyatu dengan mie, kepiting yang jadi topping-nya pun berukuran jumbo. Tentu puas banget makan di warung ini.

3. Kwetiau Ateng
Kwetiau goreng menjadi menu kuliner di Medan yang paling banyak ditemukan. Rasanya sedap apalagi digoreng dengan campuran udang. Nah, kamu yang hobi makan kwetiau, mampirlah ke Warung Kwetiau Ahong di Jalan Sumatera. Hingga artikel ini ditulis, harga seporsi kwetiau goreng di sini hanya Rp26.000. Ada juga menu lain yang tak kalah menggugah selera.

4. Sate Memeng
Kuliner di Medan memang tak pernah mengecewakan. Termasuk Sate Memeng yang sudah ada sejak tahun 1945 ini. Warung makan ini terletak di Jalan Irian Barat No.2, Gang Buntu, Kota Medan dan terkenal dengan ukuran daging sate yang besar. Meski ukurannya jumbo, kematangan sate ini merata hingga bagian terdalam. Belum lagi dengan saosnya yang menggunakan kuah sate Padang serta bumbu kacang. Enak banget!

5. Ucok Durian
Liburan ke Medan, tak lengkap jika belum mencoba durian di Kedai Ucok atau Pak Zainal Abidin. Kedainya terletak di Jalan KH Wahid Hasyim No 30-32 dan sudah terkenal di kalangan artis ibu kota hingga pejabat negara. Saking terkenalnya, Presiden Joko Widodo juga pernah mampir ke sini. Warung yang memiliki tagline ‘Belum ke Medan kalau tidak mampir ke Ucok Durian’ ini tak hanya menawarkan durian kupas, tapi juga pancake, durian beku, serta es krim durian. Rasanya nikmat dengan kualitas buah yang terbaik.

nah, itulah 5 Rekomendasi kuliner Medan yang terkenal akan kelezatannya versi daftarkulinerindonesia.

5 Fakta Menarik Kue Lapis Legit yang lezatnya telah mendunia

5 Fakta Menarik Kue Lapis Legit yang lezatnya telah mendunia

kue lapis legit

Kue lapis legit atau kue seribu lapis merupakan kue tradisional asal Indonesia yang kerap menjadi jamuan pada hari raya. Sebut saja Idulfitri, Natal, hingga Tahun Baru Imlek dimana kamu bisa melihat lapis legit dihidangkan untuk para tamu. kue dengan rasa rempah-rempah yang khas ini juga sering menjadi cemilan ketika sedang berada di waktu santai. Tahukah kamu, ternyata lapis legit punya beberapa fakta menarik. Berikut ini 5 fakta menarik tentang kue lapis legit.

1. Berkembang setelah penjajahan Belanda
Setelah penjajahan, banyak resep-resep kue yang diwariskan oleh Belanda kepada Indonesia seperti perkedel, kue cubit, kroket, serta kaasstengels. Lapis legit pun termasuk salah satunya. Konon pada masa kolonial, kue lapis legit yang juga disebut dengan nama spekkoek ini dibuat oleh orang Belanda. Spekkoek sendiri memiliki makna harfiah kue lemak, dikarenakan lapisan-lapisannya menyerupai lemak babi. Resep spekkoek kemudian dimodifikasi oleh penduduk lokal agar cocok di lidah orang-orang Indonesia. Selanjutnya dikenal dengan nama lapis legit yang artinya kue lapis bercita rasa manis.

2. Waktu proses membuatnya cukup panjang
Dalam proses pembuatan lapis legit memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Kue dengan rupa-rupa warna layer ini mesti dilapisi 18 kali atau lebih secara bertahap. Demi membuat lapis legit, pembuatnya mesti mengontrol kue selama proses pembuatan yang berlangsung sekitar 4-6 jam. Selain itu, butuh ketelitian luar biasa ketika memanggang lapis legit. Bila ada gelembung dalam lapisannya, sang pembuat harus mengeluarkannya terlebih dahulu dari oven. Kemudian gelembung itu ditusuk satu per satu agar hilang dan menghasilkan lapis legit yang sempurna.

3. Bahan-bahan yang digunakan tergolong premium
Lapis legit umumnya membutuhkan bahan telur sebanyak 30-40 butir. Ada pula yang menggunakan telur ayam kampung dengan kuning telur warna oranye karena menghasilkan rasa yang lebih gurih. Dilihat dari proses pembuatan serta bahan-bahannya, gak heran kalau harga yang dipatok untuk sekotak lapis legit relatif mahal dibanding jenis kue basah lain. Biasanya, lapis legit dijual dengan skala harga ratusan ribu bahkan ada yang sampai jutaan, lho. Namun tetap saja gak nyesel beli karena rasanya yang enak bikin ketagihan, dan memang worth it.

4. Dianggap sebagai simbol kemakmuran yang tiada habisnya
Menurut kepercayaan orang Tionghoa, lapis legit merupakan simbol kemakmuran. Banyaknya lapisan pada kue basah tradisional ini diibaratkan sebagai rezeki yang berlapis-lapis dan gak ada habisnya. Dikarenakan memiliki makna yang baik dan mendalam, mungkin inilah salah satu alasan mengapa lapis legit kerap dihidangkan sebagai jamuan pada Tahun Baru Imlek.

5. Dinobatkan sebagai kue nasional terenak
Banyak yang belum tahu bahwa lapis legit sudah mendunia. Pola unik seperti zebra dan rasa yang kaya akan rempah-rempah membuat kue lapis legit memang layak dikenal dunia. Oleh CNN, kue dengan lapis-lapis khas dari Indonesia ini dinobatkan sebagai salah satu dari 17 kue nasional terlezat di dunia.

Cara Membuat Ayam Woku Khas Manado yang Lezat hingga ke tulang-tulangnya

Cara Membuat Ayam Woku Khas Manado yang Lezat hingga ke tulang-tulangnya

Ayam Woku

Masakan Indonesia terkenal akan penerapan campuran rempah-rempah di dalamnya. Hal inilah yang menciptakan masakan Indonesia kaya rasa dan pastinya sangat lezat. salah satu kuliner yang cukup terkenal adalah Ayam Woku. Ayam woku merupakan olahan makanan berupa daging Ayam khas Manado. Ayam dimasak menggunakan bumbu woku. Bumbu woku sendiri merupakan bumbu resep ayam woku ala Manado, Sulawesi Utara, yang terbuat dari beberapa bahan lain dengan cita rasa pedasnya yang khas.

Nama woku sendiri berasal dari nama salah satu bahan yang digunakan, yaitu daun woka. Terdapat dua jenis woku, yaitu woku daun dan juga woku balanga. Kedua jenis woku ini dibedakan bedasarkan cara pengolahannya. Woku daun diolah dengan cara dibungkus oleh daun woka, yang kemudian akan dikukus atau bisa juga dipanggang. Sedangkan woku balanga diolah dengan cara dimasak di atas belanga, atau yang lebih dikenal dengan panci.

Mengolah kuliner Indonesia yang satu ini bisa dibilang cukup mudah. Yang perlu kamu lakukan hanya mengikuti langkah-langkah dari resep kuliner yang telah ada. Pemakaian bahan-bahan serta cara membuatnya mudah sekali. Kebanyakan bahan-bahan dari resep masakan Indonesia sehari-hari sangat simpel dan mudah ditemukan di sekitar tempat tinggal kamu. Buat kamu yang ingin mencoba membuat Ayam Woku khas Manado, Berikut ini telah kami cantumkan resep dan cara membuatnya.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat Ayam Woku :
1 ekor ayam negeri, potong menjadi 12 bagian
10 lembar daun jeruk, buang tulangnya, potong kecil
4 lembar daun pandan, potong kecil
1 lembar daun kunyit, potong kecil
4 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan, iris halus
2 sendok teh garam
setengah sendok teh gula pasir
75 gram daun kemangi
5 batang daun bawang, potong 1 cm
1 buah tomat, potong-potong
750 ml air

Bahan-bahan Bumbu Halus :
10 butir kemiri, sangrai
4 cm kunyit, bakar
12 butir bawang merah
6 buah cabai rawit merah
3 cm jahe

Cara Membuat :
1. baluti ayam dengan 1 sdm air jeruk nipis dan 1 sdt garam kemudian sisihkan
2. Aduk rata bumbu halus, daun jeruk, daun pandan, daun kunyit, serai, daun bawang, tomat, dan setengah bagain air
3. Masukan ayam dan masak hinga mendidih
4. tuangkan sisa air sedikit demi sedikit hingga mendidih
5. setelah itu, tambahkan daun kemangi sebelum memnatikan api
6. Masak hingga airnya meresap dan sedikit berkuah
7. Ayam Woku siap disajikan selagi panas

Pecel Lele, Makanan Merakyat Yang Lezat dan Gurih

Pecel Lele, Makanan Merakyat Yang Lezat dan Gurih

Pecel Lele

Hidangan Pecel Lele memang menjadi menu andalan disaat lapar dan persediaan uang menipis. Lele goreng yang gurih renyah ini enak dinikmati dengan sambal terasi. Buat Kamu yang tinggal di Pulau Jawa dan Bali, tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya pecel lele. Makanan ini sangat mudah dijumpai di dua pulau tersebut, juga di pulau-pulau lain di Indonesia. Jangan heran kalau makanan ini disebut makanan sejuta umat karena semua kalangan menyukainya. Pecel lele dapat ditemukan di warung-warung kaki lima hingga restoran yang menyajikan makanan khas Indonesia. Harganya pun relatif murah.

Pecel Lele merupakan Sajian dengan bahan utama ikan lele goreng yang disajikan dengan sambal terasi yang nikmat. Hampir menyerupai penyetan yang biasanya disajikan dengan nasi hangat, sayur lalapan, kemangi, dan kerupuk. Untuk nama pecel lele sendiri, sebenarnya adalah pecek lele yang dikenal dari Kota Lamongan, Jawa Timur. Karena itu banyak warung kaki lima yang menamakan warung mereka warung makan Lamongan. Lengkap dengan spanduk seragam khas warung Lamongan. Biasanya tidak hanya pecel lele, mereka juga menjual aneka penyetan. Namun ada versi lain yang mengatakan pecel lele berasal dari Jawa Tengah. Terlepas dari mana asalnya, yang jelas pecel lele menjadi satu dari sekian banyak kekayaan kuliner Indonesia yang enak.

Meskipun tergolong sebagai makanan Rakyat tetapi faktanya Ikan lele ini memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Pertama, ikan lele merupakan sumber protein lengkap. Dalam setiap ekor ikan lele mengandung protein berkualitas tinggi yakni 15,6 gram. Jumlah tersebut cukup memenuhi kebutuhan asam amino yang dibutuhkan tubuh. Selanjutnya ikan lele rendah kalori dan lemak karena dalam 100 gram porsi ikan lele hanya mengandung 122 kalori dan 6,1 gram lemak. Diluar semua manfaatnnya yang luar biasa, hal ini kembali lagi ke cara memasak yang benar untuk menjaga nutrisi didalamnya tetap terjaga.

Pendap, kuliner khas bengkulu yang berbalut daun Talas

Pendap, kuliner khas bengkulu yang berbalut daun Talas

Pendap

Bengkulu merupakan kota yang menyimpan banyak kuliner favorit. Salah satunya yakni Pendap atau Ikan Pais yang menjadi menu andalan khas kota Bengkulu. Makanan ini sering diburu wisatawan sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke daerah asal mereka. Meskipun Pendap adalah salah satu kuliner khas Bengkulu, namun pamornya ternyata tidak hanya di Bengkulu tetapi juga diberbagai daerah lainnya seperti Jakarta, Lampung, Palembang, Pangkal Pinang, dan Jambi.

Sekilas lauk tersebut sama dengan pepes karena proses pembuatannya pun hampir sama. hanya saja untuk membuat Pendap dibutuhkan bahan baku yaitu ikan laut, caber merah, cabe rawit, kunyi, lengkuas, merica, kelapa parut, kelapa goreng, garam, asam jawa, daun talas, dan daun pisang. Haluskan semua bumbu dan masukkan kedalam wadah besar. Kemudian, masukkan ikan laut yang telah dipotong-potong kecil dengan syarat ikan tersebut memiliki daging yang lebih dominan. Masukkan kelapa parut dan kelapa goreng, ditambah garam secukupnya diaduk hingga tercampur rata.

Proses selanjutnya ialah pengolahan daun talas dan yang dipilih jenis khusus. Kemudian, daun talas tersebut dimasukan ke dalam penampungan air bersih untuk dicuci hingga tidak ada lagi kotoran yang menempel. Setelah itu, daun-daun talas dipotong halus kurang lebih berukuran 3cm-4 cm agar mempermudah mentatakan pada bungkus Pendap yaitu daun pisang. Tidak semua daun talas bisa dimakan. Hanya daun talas yang mempunyai batang berwarna putih yang bisa dikonsumsi manusia.

Siapkan daun pisang yang sebelumnya telah dilayukan. Letakkan daun talas di atasnya, kemudian adonan ikan, selanjutnya dikemas lalu direbus. Setelah perebusan bungkusan Pendap tadi diendapkan pada rantang yang sudah disiapkan agar mengeringkan air yang meresap dari proses perebusan. Karena diendapkan itulah awal mulanya makanan ini disebut Pendap. Agar daun talas tidak gatal ketika dimakan, yaitu sebelum bungkusan Pendap diletakan ke dalam wajan, masukkan asam jawa dan setelah air mendidih barulah bungkusan-bungkusan itu dimasukan.

Biasanya proses perebusan dilakukan sekitar delapan jam. Ketika masak dan dibuka bungkusnya, makanan tersebut seluruh permukaannya terlihat berwarna hijau tua karena balutan daun talas namun teksturnya lembut. Pendap memiliki rasa pedas dan gurih. Pendap dijadikan lauk makan nasi yang bisa meningkatkan selera makan.

Fakta menarik Sup Konro, Kuliner khas Makasar yang menggunggah selera

Fakta menarik Sup Konro, Kuliner khas Makasar yang menggunggah selera

Sup konro

Kalau sedang berkunjung ke suatu tempat, tidak lengkap rasanya jika tidak mencoba menu khas daerah tersebut. Setiap daerah memiliki cita rasa yang berbeda, karena bumbu yang digunakan pastinya berbeda. Sulawesi Selatan secara budaya adalah wilayah tempat tinggal bagi banyak suku. Berdasarkan kulinernya, provinsi ini punya banyak makanan enak dari Bugis sampai Toraja. Salah satu makanan paling enak dan terkenal dari wilayah ini adalah sop konro. Sop ini sangat terkenal di Makassar bahkan sampai tingkat nasional. Sup Konro merupakan makanan tradisional yang telah ada sejak beberapa ratus tahun sebelumnya. Seiring waktu, sop konro juga berubah sampai menjadi makanan seperti yang kita kenal sekarang. Berikut ini adalah beberapa fakta yang perlu kita ketahui tentang sop konro.

1. Iga Sapi Sebagai Bahan Utamanya
Sup konro adalah sup yang bahan utamanya iga sapi. Seperti yang mungkin kamu bayangkan, makanan ini sangat gurih. Namun, makanan ini adalah sop yang pekat, tidak seperti sop ayam yang kita kenal punya kuah bening. Aroma kaldu dari iga membuat makanan semakin enak. Sekilas, makanan ini akan mengingatkanmu pada kare.

2. Dominan dengan Rasa Pedas
Alasan terbesar kenapa sop ini sangat pekat adalah penambahan santan kelapa, lombok, dan rempah. Kamu mungkin bisa merasakan rasa pedas dari rempah seperti jahe, lengkuas, kayu manis, kapulaga, dan jinten. SUp ini akan tampak gelap, bahkan hampir hitam. Kuahnya akan semakin enak setelah digunakan untuk memasak iga. Setelah makanan ini masak, bawang daun dan bawang goreng ditambahkan.

3. Hidangan Untuk Acara Khusus
Sup konro sebenarnya adalah makanan tradisional yang disajikan hanya pada acara khusus. Dimasa lalu, kamu hanya bisa menikmati sop konro bila ada acara khusus seperti pernikahan, sunatan, atau acara keagamaan. Saat itu, mereka tidak menggunakan iga sapi, melainkan iga kerbau. Hampir di seluruh wilayah Sulawesi, kerbau adalah hewan penting yang dibutuhkan untuk acara penting.

4. Dimakan bersama Nasi atau ketupat
Secara khusus sup konro butuh makanan pendamping. Orang-orang biasanya memakannya dengan olahan beras dari Sulawesi Selatan seperti ketupat dan burasa. Kedua makanan pendamping tersebut mengandung karbohidrat untuk mengimbangi sop dan iga yang banyak mengandung protein. Beberapa rumah makan juga menyediakan nasi untuk menemani sop ini.

5. Tempat menikmati Sup Konro
Makassar bisa dianggap adalah kota terbaik untuk menjajal sop konro. Ada beberapa rumah makan yang direkomendasikan untuk menikmati sop iga ini.
Sop Konro Bawakaraeng di Jl. G. Bawakaraeng No.105, Wajo Baru, Makassar.
Konro Karebosi di Jl. Gn. Lompobattang No.41-43, Pisang Utara, Ujung Pandang, Makassar.
Warung Sop Konro Bawakaraeng di Jl. Talasalapang No.64D, Gunung Sari, Rappocini, Makassar.

Sajian Ayam khas Nusa Tenggara Barat, Ayam Taliwang

Sajian Ayam khas Nusa Tenggara Barat, Ayam Taliwang

ayam taliwang

Ayam merupakan salah satu bahan olahan yang sudah umum kita jumpai di Indonesia, maupun di luar negri. Di Indonesia sendiri olahan berupa daging ayam juga sudah banyak bisa kita jumpai dan rata-rata punya cita rasa yang unik berasal dari cara dan bahan yang digunakan dalam menghidangkan sajian dari daging ayam. salah satu kuliner dari ayam yang cukup terkenal di Indonesia khususnya dari wilayah Nusa Tenggara Barat yaitu Ayam Taliwang. Makanan khas dari pulau Nusa Tenggara Barat ini menjadi terkenal setelah Gunung Rinjani menjadi hits, apa sih yang membuat ayam bakar ini menjadi trending dan tidak kalah dengan ayam bakar lain.

Ayam Taliwang adalah makanan khas Taliwang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat yang berbahan dasar daging ayam. Daging ayam tersebut dibakar dengan bumbu cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, dan garam. Makanan ini biasanya disajikan bersama makanan khas Lombok yang lain, misalnya plecing kangkung dan lain sebagainya. Indonesia yang terkenal akan hasil rempah-rempahnya dengan campuran berbagai bumbu khas indonesia membuat rasa ayam taliwang ini menjadi beda dengan ayam yang lain guys. Dengan tampilan yang menarik dan mempersona, membuat kalian para pecinta kuliner jadi tidak tahan dan membuat nelen ludah lihatnya.

Jadi seandainya kalian travelling ke daerah Nusa Tenggara Barat jangan lupa untuk mampir ke tempat makan dan merasakan nikmatnya ayam taliwang ini, di berbagai tempat makan di daerah NTB banyak menyediakan makanan ini. Bagi kalian yang tidak sempat ke Nusa Tenggara Barat, jangan khawatir. Di Jakarta juga banyak tempat makan yang menyediakan makanan khas Nusa Tenggara Barat ini. Salah satu tempat makan yang lagi hits banget buat kamu yang mau mencoba ayam taliwang ini adalah Ayam Taliwang bersaudara.

Sudah hampir 30 tahun rumah makan ini menyajikan ayam taliwang khas Lombok. Berada di kawasan Panglima Poling, rumah makan ini sajikan ayam bakar dengan bumbu oranye yang menebar aroma gurih. Semakin enak disantap dengan renyahnya kangkung plus tauge renyah yang asam segar.

Ayam Taliwang Bersaudara
Jl. Panglima Polim IV No. 125
Jakarta Sleatan
Telp: (021) 7252863

Arsik Ikan Mas, kuliner khas Tanah Batak Sumatera Utara

Arsik Ikan Mas, kuliner khas Tanah Batak Sumatera Utara

Arsik ikan mas

Arsik ikan mas merupakan salah satu kuliner yang telah melegenda di tanah Batak. Tak hanya karena cita rasanya dan kaya gizi, arsik juga berkaitan erat dengan ritual adat kebatakan dan acara-acara keluarga. Arsik ikan mas kerap digunakan pada pesta pernikahan adat Batak. Arsik ditata di atas nampan besar bersama sayuran dan seonggok nasi putih. Sajian itu kemudian dipersembahkan khusus untuk pengantin. Kedua mempelai, orangtuanya dan hula-hula bersama-sama memegang ujung nampan berisi arsik ikan mas lalu mereka memanjatkan doa syukur kepada Tuhan. Begitulah arsik menjadi simbol doa dan berkat pada prosesi pernikahan adat Batak.

Arsik ikan mas pada dasarnya adalah merebus ikan mas dengan menggunakan beragam rempah dan bumbu. Bumbu yang dibutuhkan berupa asam cekala, bunga kecombrang, lokio (bawang Batak), kacang tanah, kemiri, kunyit, bawang putih dan bawang merah, cabai merah, jahe, asam gelugur, daun jeruk, daun salam, lengkuas, serai dan andaliman serta garam. Sebelum direbus, pertama sekali siapkan ikan mas dan bahan-bahan bumbunya. Kemudian, ikan mas segar yang sudah dibersihkan dilumuri dengan air perasan jeruk nipis dan diberi garam. Diamkan selama 1 jam agar air jeruk dan garap meresap ke dalam daging ikan sekaligus mengurangi kadar air tawar dalam ikan. Sebaiknya, gunakan ikan mas hasil tangkapan nelayan dari Danau Toba, bukan ikan mas ternakan. Karena tekstur daging ikan mas dari Danau Toba jauh lebih lembut, tidak berbau tanah dan ukurannya lebih besar.

Arsik akan lebih gurih jika menggunakan ikan mas yang sedang bertelur. Karena resapan bumbu pada telur akan menciptakan cita rasa sedap dan gurih. Kandungan protein pada telur bercampur dengan bumbu arsik memberikan sensasi tersendiri pada lidah. Arsik ikan mas hingga hari ini mudah ditemukan di rumah-rumah makan khas Batak. Di Sumatera Utara tidaklah sulit menemukan arsik ikan mas. Selain menjadi menu harian di sejumlah rumah makan, juga sudah biasa menjadi menu di rumah tangga.

5 Rekomendasi Es Campur yang enak di Kota Medan

5 Rekomendasi Es Campur yang enak di Kota Medan

Es Campur

Akhir-akhir ini cuaca panas sedang melanda berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kota Medan. Saat cuaca panas begini, paling enak memang meneguk segelas minuman dingin yang menyegarkan, seperti es campur. Paduan berbagai isinya, dan serutan es batu yang melimpah sangat pas untuk melepas dahaga. Berikut ini telah kami rangkum 5 rekomendasi Es Campur yang enak dikota Medan yang bisa kamu coba saat cuaca sedang tidak bersabahabat seperti saat ini.

1. Es Campur Medan
Es campur medan terdiri dari berbagai perpaduan beberapa bahan mulai dari kacang merah, sagu mutiara, dan biji delima. Paduan bahan tersebut, lantas disiram dengan kuah yang terbuat dari gula kelapa, gula pasir, serta santan. Bila dibandingkan dengan es campur lainnya, es campur medan punya ciri khas tersendiri; kuahnya lebih kental, karena dicampurkan dengan tepung maizena. Biasanya, ditambahkan pula potongan buah nangka dan tapai singkong sebagai pelengkap.

2. Es Tebak
Berasal dari Kota Padang, es tebak terdiri dari cincau hitam, kolang kaling, tapai ketan hitam, dan yang paling utama adalah tebak. Sejatinya, tebak merupakan olahan mirip cendol atau dawet hijau, namun berwarna putih. Adonannya terbuat dari campuran tepung sagu, tepung beras, air, sedikit garam, dan air kapur sirih. Rasa tebaknya cenderung tawar dengan tekstur kenyal nan lembut. Beberapa isian itu disajikan bersama es serut dan ditambahkan siraman santan, kental manis, serta sirup merah. Menciptakan rasa manis yang mendominasi, dengan sedikit sentuhan gurih, serta creamy dari santan dan kental manis.

3. Es Kacang Merah
Merupakan minuman khas Palembang, es ini berbahan dasar kacang merah, potongan buah nangka, dan santan. Kacang merah tersebut direbus hingga lembut dan empuk, kemudian ditambahkan nangka, gula kelapa, gula pasir, daun pandan, dan air hingga mengental. Tak lupa juga, tambahan es serut dan kental manis saat disajikan. Tubuh jadi kembali adem di tengah cuaca panas ini.

4. Es Laksamana Mengamuk
Es laksamana mengamuk merupakan minuman dingin yang bahan utamanya menggunakan mangga kweni. Selain itu, ditambahkan pula biji selasih, siraman santan, es serut, dan sirup gula kelapa. Sangat pas untuk menghalau cuaca panas. Nama dari minuman yang unik tersebut bermula dari mengamuknya seorang laksamana di kebun mangga. dikatakan, laksamana tersebut marah besar karena istrinya dibawa lari oleh pemilik kebun. Dalam kemarahan, laksamana menebaskan pedang ke seluruh penjuru, hingga puluhan buah mangga kweni hancur. Usai menuntaskan kemarahan dan pulang, dan orang-orang di sekitar kebun mengambil mangga kweni yang sudah tercincang dan terhampar di rumput. Lalu, seorang wanita mencampurkan potongan mangga kweni ke air santan dan gula kelapa. Terciptalah minuman segar yang langsung dinikmati orang sekampung.

5. Es Air Mata Pengantin
Berasal dari Riau, es air mata pengantin terdiri dari agar-agar tiga warna yang diserut memanjang menyerupai mi. Untuk penyajiannya, agar-agar tersebut dipadukan dengan biji selasih, sirup, blewah, dan air. Dinamakan es air mata pengantin karena minuman segar ini biasanya disajikan dalam acara pernikahan, atau acara lain yang mengandung unsur kebahagiaan. Sehingga, dapat dikatakan sebagai simbol air mata bahagia.