Gulai Ikan Patin, Kuliner Khas Jambi

Gulai Ikan Patin, Kuliner Khas Jambi

Gulai ikan patin

Gulai ikan patin memang menjadi salah satu Hidangan kuliner khas nusantara yang cukup terkenal akan rasanya yang nikmat. Gulai ikan patin memang sudah menjadi makanan yang segar dan nikmat kala dimakan siang hari untuk makan siang. Makanan yang satu ini memang sangat wajib anda coba. Makanan gulai ikan patin diolah secara higenis dan bersih dan juga cukup membuat selera makan anda semakin meningkat. Makanan yang memang khas nusantara ini ternyata juga banyak digemari oleh wisatawan asing.

Bahan utama kuliner ini adalah ikan patin, dimana ikan ini termasuk dalam kelompok genus pangasius, ikan yang memiliki kumis. Kandungan gizi yang terdapat dalam ikan ini sangat tinggi yaitu asam lemak esensial DHA dan EPA, vitamin A, omega 3, vitamin B6, vitamin D, vitamin B12, zat besi, sedangkan untuk kandungan lemaknya lebih rendah daripada ikan-ikan lainnya. Konon kandungan lemak tak jenuh sebesar 50 persen yang terdapat pada ikan patin dapat mencegah penyakit kardiovaskular serta dipercaya dapat menurunkan resiko penyakit jantung. Sangat baik bukan, untuk kesehatan kita ketika mengkonsumsinya, karena kandungan gizi yang terdapat pada ikan patin sangatlah banyak

Masakan yang akan menggoyang lidah kamu ini patut dicoba, rasa yang gurih pedas dan kandungan rempah-rempah yang banyak serta meresap didalam daging ikannya sangatlah lezat. Gulai ikan patin lebih enak kalau disajikan ketika masih panas dan dimakan ketika hawa sedang dingin. Gulai ikan patin memang sangatlah populer dengan masakan dan olah yang pintar dan juga dengan sedikit sentuhan dan trik khusus untuk bumbunya agar makanan seperti gulai ikan patin ini bisa menjadi lebih nikmat.

Bagi kamu yang memang menyukai makanan yang satu ini tentunya anda juga tak mau ketinggalan akan rasanya yang nikmat ini dan juga berbagai resepnya. Dan untuk kamu ynag dirumah tentunya kamu sekarang bisa ikuti semua angkah membuatnya dengan baik tentang Resep Cara Membuat Gulai Ikan Patin Yang lezat.

Bahan yang diperlukan untuk membuat Gulai Ikan Patin :
1 sendok teh gula pasir
500 ml santan encer, (dari perasan santan kental)
200 ml santan kental dari 1 butir kelapa
3 sendok makan minyak untuk menumis
2 cm serai, diambil putihnya, dimemarkan
2 lembar daun salam
2 ekor ikan patin, dipotong 3 bagian
1 1/2 sendok teh garam

Bahan untuk Bumbu Halus :
4 butir kemiri, disangrai
3 cm kunyit, dibakar
1/2 sendok teh merica
2 cm jahe
8 butir bawang merah
5 siung bawang putih

Cara Membuat :
1. Pertama-tama lumuri ikan patin dengan 1/2 sdt garam dan 1/2 sdt air jeruk nipis. Dan diamkan 10 menit.
2. Selanjutnya panaskan minyak dan tumis bumbu halus, daun salamnya, dan serai sampai harum. Lalu masukkan santan encer, garamnya, dan gula pasir. Dan masak sampai mendidih.
3. setelah mendidih, tambahkan ikan patin. Dan masak sampai matang. Lalu tuang santan kental. Dan masak lagi hingga mendidih.

Mie Bangka, Sajian Olahan Mie yang beda dari Mie Lainya

Mie Bangka, Sajian Olahan Mie yang beda dari Mie Lainya

mie bangka

Ketika berkunjung ke Pulau Bangka, tentu saja tidak melulu menikmati wisata alamnya, terutama wisata pantai. Wisata kuliner juga patut dicoba terutama menikmati makanan lokal yang bisa membuat Anda kembali lagi. Mie Bangka salah satu makanan khas Pulau Bangka yang patut dicoba. Mie ini cukup terkenal di seluruh Indonesia terutama di kota-kota besar. Jika tak sedang melancong, mie Bangka sama seperti mie khas daerah lainnya, semisal mie Jogja dan mie Aceh yang sudah dibuka rumah makannya di banyak tempat luar daerah.

Mie Bangka sebenarnya tidak banyak berbeda dengan mie daerah khas lainnya. Beberapa yang membedakan pasti rasa dan bahan-bahan yang digunakan. Mie Bangka dikatakan sebagai mie ayamnya Pulau Bangka dengan taburan ayam atau daging lain. Meski mie Bangka sudah menjadi makanan khas, mie ini sebetulnya jenis makanan Hakka atau Khek. Makanan khas Tiongkok ini dibawa orang Han ke pulau yang dahulu kaya timah ini dan kemudian menyatu dengan selera kuliner setempat. Di Pulau Bangka, mie ini disebut dengan mien.

Orang Hakka tersebar dan berbaur dengan masyarakat Pulau Bangka. Selain di Bangka Belitung, tersebar juga di Kalimantan dan Pulau Jawa. Saat ini, mie Bangka dapat ditemukan diberbagai daerah terutama di kota-kota besar, seperti Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Sumatera, dan lain-lain. Mie Bangka banyak dijual sebagai jajanan jalanan maupun dapat ditemukan di hotel dan restauran. Mie Bangka biasa disajikan dengan taburan potongan ayam kecap yang dicincang. Ada juga taburan babi cincang yang makan mie nonhalal. Selain itu, ada juga taburan khas lain seperti seafood dan baso ikan.

Penyebaran mie Bangka ke daerah-daerah lain kemudian membuat penyesuaian dengan lidah setempat. Di daerah asalnya, ada yang spesial yaitu campuran tahu kok atau tahu asli Bangka. Sayuran menjadi pelengkap seperti biasa terdapat pada mie ayam, ada campuran seperti daun bawang dan tauge. Mie Bangka biasa dinikmati saat tengah hari. Mie ini cocok untuk dijadikan santap siang. Ditambah, penjual mie Bangka seperti penjual mie ayam lainnya juga menyajikan banyak minuman untuk pelepas dahaga.

Pendap, kuliner khas bengkulu yang berbalut daun Talas

Pendap, kuliner khas bengkulu yang berbalut daun Talas

Pendap

Bengkulu merupakan kota yang menyimpan banyak kuliner favorit. Salah satunya yakni Pendap atau Ikan Pais yang menjadi menu andalan khas kota Bengkulu. Makanan ini sering diburu wisatawan sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke daerah asal mereka. Meskipun Pendap adalah salah satu kuliner khas Bengkulu, namun pamornya ternyata tidak hanya di Bengkulu tetapi juga diberbagai daerah lainnya seperti Jakarta, Lampung, Palembang, Pangkal Pinang, dan Jambi.

Sekilas lauk tersebut sama dengan pepes karena proses pembuatannya pun hampir sama. hanya saja untuk membuat Pendap dibutuhkan bahan baku yaitu ikan laut, caber merah, cabe rawit, kunyi, lengkuas, merica, kelapa parut, kelapa goreng, garam, asam jawa, daun talas, dan daun pisang. Haluskan semua bumbu dan masukkan kedalam wadah besar. Kemudian, masukkan ikan laut yang telah dipotong-potong kecil dengan syarat ikan tersebut memiliki daging yang lebih dominan. Masukkan kelapa parut dan kelapa goreng, ditambah garam secukupnya diaduk hingga tercampur rata.

Proses selanjutnya ialah pengolahan daun talas dan yang dipilih jenis khusus. Kemudian, daun talas tersebut dimasukan ke dalam penampungan air bersih untuk dicuci hingga tidak ada lagi kotoran yang menempel. Setelah itu, daun-daun talas dipotong halus kurang lebih berukuran 3cm-4 cm agar mempermudah mentatakan pada bungkus Pendap yaitu daun pisang. Tidak semua daun talas bisa dimakan. Hanya daun talas yang mempunyai batang berwarna putih yang bisa dikonsumsi manusia.

Siapkan daun pisang yang sebelumnya telah dilayukan. Letakkan daun talas di atasnya, kemudian adonan ikan, selanjutnya dikemas lalu direbus. Setelah perebusan bungkusan Pendap tadi diendapkan pada rantang yang sudah disiapkan agar mengeringkan air yang meresap dari proses perebusan. Karena diendapkan itulah awal mulanya makanan ini disebut Pendap. Agar daun talas tidak gatal ketika dimakan, yaitu sebelum bungkusan Pendap diletakan ke dalam wajan, masukkan asam jawa dan setelah air mendidih barulah bungkusan-bungkusan itu dimasukan.

Biasanya proses perebusan dilakukan sekitar delapan jam. Ketika masak dan dibuka bungkusnya, makanan tersebut seluruh permukaannya terlihat berwarna hijau tua karena balutan daun talas namun teksturnya lembut. Pendap memiliki rasa pedas dan gurih. Pendap dijadikan lauk makan nasi yang bisa meningkatkan selera makan.

Seruit, Hidangan dari Olahan Ikan yang Khas dari Lampung

Seruit, Hidangan dari Olahan Ikan yang Khas dari Lampung

seruit

Selain terkenal akan wisata bahari dan penangkaran gajahnya. Provinsi Lampung juga memiliki pontensi wisata kuliner yang siap memanjakan lidah kamu. Salah satu kulier yang menjadi favorit orang banyak, adalah Seruit. Seruit merupakan makanan khas Lampung yang terdiri dari masakan ikan yang digoreng atau dibakar, lalu dicampur dengan sambal terasi, tempoyak, atau mangga. Beberapa jenis ikan yang disajikan dengan sambal ini adalah ikan tongkol, ikan layis, ikan belida ataupun ikan baung lalu. Sebagai pelengkap sajian, ada juga lalapan.

Meskipun ada beberapa tahapan, tapi cara membuat Seruit cukup mudah. Ikan yang akan dinikmati dipersiapkan dulu. Sebelum dibakar atau digoreng, ikan diberi bumbu seperti bawang putih, garam, kunyit, dan jahe yang telah dihaluskan. Kemudian ikan pun dibakar atau digoreng selama kurang lebih 10 menit. Setelah matang, ikan dilumuri lagi dengan kecap manis dan campuran bumbu tambahan dari bawang putih, garam, dan ketumbar.

Ikan yang sudah matang akan diberi sambal terasi campuran tempoyak. Untuk melengkapi sajian ini, tak ketinggalan untuk menambahkan beberapa jenis lalapan, seperti daun kemangi terong, jengkol, atau daun jambu monyet. Dan biasanya dimakan bersama nasi hangat. Keistimewaan dari Seruit terletak pada sambal terasi dan tempoyaknya. Tempoyak sendiri merupakan durian yang sudah difermentasi. Sambal terasi dan tempoyak yang dicampur akan menghasilkan rasa pedas, asam, dan sedikit manis karena diberi sedikit gula. Semua cita rasa kumpul jadi satu. Aroma ikan yang berpadu dengan pedasnya sambal yang sedikit asam siap untuk disantap.

Mengenal Gohu Ikan, Sashimi versi Indonesia

Mengenal Gohu Ikan, Sashimi versi Indonesia

Gahu Ikan

Jika di Jepang ada kuliner yang terkenal dengan hidangan berupa ikan segar mentah, sashimi. Maka, di Indonesia juga punya makanan yang serupa yaitu, Gohu Ikan. Gohu ikan memiliki citarasa yang unik. Rasa asam segar, gurih dan sedikit manis bercampur dengan kenyalnya daging ikan segar. Makanan ini tidak hanya nikmat namun juga menyehatkan karena menggunakan 100% bahan alami. Gohu ikan kemungkinan muncul dari kebiasaan nelayan Ternate. Mereka pergi melaut mencari ikan selama berhari-hari ke berbagai perairan di sekitar Ternate seperti Laut Sulawesi di utara dan Laut Banda di selatan.

Jenis-jenis ikan yang biasa ditangkap cukup beragam antara lain cakalang, komu (tuna), momar, tenggiri, silapa, lalosi, make, kawalinya, dan lain sebagainya. Selama melaut, para nelayan mengolah hasil tangkapan mereka menjadi bahan makanan. Di antaranya ikan tuna dan cakalang. Mereka memakan mentah-mentah dengan tambahan bahan sederhana seperti cabai rawit dan bawang merah. Inilah awal mulanya terlalhirnya hidangan kuliner Gohu Ikan yang berawal dari kebiasaan nelayan ternate.

Perubahan pada gohu ikan hanya tampak dalam penyajian di restoran-restoran masa sekarang. Biasanya koki restoran akan menyiram minyak goreng panas ke daging ikan tuna atau cakalang. Sedangkan di hampir semua wilayah Ternate, gohu ikan disajikan tanpa minyak goreng panas. Gohu ikan bukan hanya nikmat namun juga menyehatkan karena tidak menggunakan bahan kimia sama sekali. Selama ratusan tahun, gohu ikan disantap oleh orang Ternate tanpa menimbulkan banyak masalah. Tapi seiring perkembangan ilmu dan teknologi pangan, para ahli menyarankan untuk tetap mempertahankan kesegaran dan kebersihan penyajian gohu ikan. Apalagi gohu sekarang tak hanya disajikan di rumah, tapi juga dijual di restoran dan warung makan.

Mengingat bakteri mudah berkembang pada daging mentah, para ahli tak menyarankan untuk mengkonsumsi daging ikan mentah yang sudah tak segar lagi. Tapi diluar itu semua, para ahli sepakat bahwa daging ikan tuna atau cakalang kaya protein dan omega-3. Dagingnya pun lezat. Gohu ikan nikmat disantap dengan penganan khas Maluku lainnya seperti sagu, pisang rebus, keladi rebus, atau singkong rebus. Penasaran untuk mencobanya langsung? Anda bisa mencari makanan ini di Pasar Dufa-dufa dan Pasar Gamalama, Ternate. Di sana gohu ikan tersedia di beberapa warung sederhana.

Fakta menarik Sup Konro, Kuliner khas Makasar yang menggunggah selera

Fakta menarik Sup Konro, Kuliner khas Makasar yang menggunggah selera

Sup konro

Kalau sedang berkunjung ke suatu tempat, tidak lengkap rasanya jika tidak mencoba menu khas daerah tersebut. Setiap daerah memiliki cita rasa yang berbeda, karena bumbu yang digunakan pastinya berbeda. Sulawesi Selatan secara budaya adalah wilayah tempat tinggal bagi banyak suku. Berdasarkan kulinernya, provinsi ini punya banyak makanan enak dari Bugis sampai Toraja. Salah satu makanan paling enak dan terkenal dari wilayah ini adalah sop konro. Sop ini sangat terkenal di Makassar bahkan sampai tingkat nasional. Sup Konro merupakan makanan tradisional yang telah ada sejak beberapa ratus tahun sebelumnya. Seiring waktu, sop konro juga berubah sampai menjadi makanan seperti yang kita kenal sekarang. Berikut ini adalah beberapa fakta yang perlu kita ketahui tentang sop konro.

1. Iga Sapi Sebagai Bahan Utamanya
Sup konro adalah sup yang bahan utamanya iga sapi. Seperti yang mungkin kamu bayangkan, makanan ini sangat gurih. Namun, makanan ini adalah sop yang pekat, tidak seperti sop ayam yang kita kenal punya kuah bening. Aroma kaldu dari iga membuat makanan semakin enak. Sekilas, makanan ini akan mengingatkanmu pada kare.

2. Dominan dengan Rasa Pedas
Alasan terbesar kenapa sop ini sangat pekat adalah penambahan santan kelapa, lombok, dan rempah. Kamu mungkin bisa merasakan rasa pedas dari rempah seperti jahe, lengkuas, kayu manis, kapulaga, dan jinten. SUp ini akan tampak gelap, bahkan hampir hitam. Kuahnya akan semakin enak setelah digunakan untuk memasak iga. Setelah makanan ini masak, bawang daun dan bawang goreng ditambahkan.

3. Hidangan Untuk Acara Khusus
Sup konro sebenarnya adalah makanan tradisional yang disajikan hanya pada acara khusus. Dimasa lalu, kamu hanya bisa menikmati sop konro bila ada acara khusus seperti pernikahan, sunatan, atau acara keagamaan. Saat itu, mereka tidak menggunakan iga sapi, melainkan iga kerbau. Hampir di seluruh wilayah Sulawesi, kerbau adalah hewan penting yang dibutuhkan untuk acara penting.

4. Dimakan bersama Nasi atau ketupat
Secara khusus sup konro butuh makanan pendamping. Orang-orang biasanya memakannya dengan olahan beras dari Sulawesi Selatan seperti ketupat dan burasa. Kedua makanan pendamping tersebut mengandung karbohidrat untuk mengimbangi sop dan iga yang banyak mengandung protein. Beberapa rumah makan juga menyediakan nasi untuk menemani sop ini.

5. Tempat menikmati Sup Konro
Makassar bisa dianggap adalah kota terbaik untuk menjajal sop konro. Ada beberapa rumah makan yang direkomendasikan untuk menikmati sop iga ini.
Sop Konro Bawakaraeng di Jl. G. Bawakaraeng No.105, Wajo Baru, Makassar.
Konro Karebosi di Jl. Gn. Lompobattang No.41-43, Pisang Utara, Ujung Pandang, Makassar.
Warung Sop Konro Bawakaraeng di Jl. Talasalapang No.64D, Gunung Sari, Rappocini, Makassar.

Ikan Bakar Manokwari, Kuliner Khas Asli Papua

Ikan Bakar Manokwari, Kuliner Khas Asli Papua

Ikan Bakar Manokwari

Manokwari adalah nama salah satu kabupaten yang terdapat di Provinsi Papua Barat Indonesia, serta nama kota yang menjadi ibukota Provinsi Papua Barat, dan juga menjadi ibukota Kabupaten Manokwari. Kota Manokwari terletak di pantai utara Provinsi Papua Barat, berada di teluk Doreri. Karena letaknya di pinggir pantai, maka Manokwari sangat erat hubungannya dengan budaya kelautan, sehingga tidak mengherankan salah satu Masakan Khas Manokwari terbuat dari ikan yang terkenal dengan nama Ikan Bakar Khas Manokwari.

Ciri yang paling khas dari masakan Ikan Bakar Manokwari terletak pada bumbu tabur ikan bakar tesebut yaitu berupa seperti sambal digiling kasar disajikan mentah (tidak turut dibakar). Jika secara kebetulan mengunjungi kota Manokwari jangan lupa untuk sempatkan diri berkunjung ke beberapa objek wisata di sana antara lain : Danau Anggi (terletak di Kecamatan Anggi), Pantai Amban (3,5 km dari kota Manokwari), Pantai Pasir Putih (sekitar 5-6 km dari kota Manokwari), Pegunungan Arfak (sebuah kawasan cagar alam), Tugu Mansinam di Pulau Mansinam, pasti asyik nyaman karena di tempet-tempat itu selalu terdapat masakan Ikan Bakar Manokwari.

Bagi kamu yang penasaran dengan rasa dari Ikan Bakar khas Manokwari, berikut ini ada resep membuat Ikan Bakar khas Manokwari yang bisa kamu coba untuk membuatnya.

Bahan-bahan yang diperlukan :
1 ekor ikan tongkol
air perasan jeruk nipis
garam secukupnya

Bahan-bahan Bumbu tabur :
10 butir bawang merah
10 butir cabai rawit merah
garam secukupnya
gula pasir secukupnya

Cara Membuat :
1. Ikan tongkol disiangi, dibersihkan biarkan utuh
2. Campurkan air perasan jeruk nipis dan garam pada ikan tongkol, aduk-aduk sampai rata, lalu diamkan selama 10-15 menit
3. Ikan tongkol dibakar di atas bara api arang, sambil dibolak-balik hingga matang.
4. Sajikan tongkol dengan
5. taburkan bumbu tabur (digiling kasar)
6. Masakan Ikan Bakar Manokwari siap disajikan.

Sajian Ayam khas Nusa Tenggara Barat, Ayam Taliwang

Sajian Ayam khas Nusa Tenggara Barat, Ayam Taliwang

ayam taliwang

Ayam merupakan salah satu bahan olahan yang sudah umum kita jumpai di Indonesia, maupun di luar negri. Di Indonesia sendiri olahan berupa daging ayam juga sudah banyak bisa kita jumpai dan rata-rata punya cita rasa yang unik berasal dari cara dan bahan yang digunakan dalam menghidangkan sajian dari daging ayam. salah satu kuliner dari ayam yang cukup terkenal di Indonesia khususnya dari wilayah Nusa Tenggara Barat yaitu Ayam Taliwang. Makanan khas dari pulau Nusa Tenggara Barat ini menjadi terkenal setelah Gunung Rinjani menjadi hits, apa sih yang membuat ayam bakar ini menjadi trending dan tidak kalah dengan ayam bakar lain.

Ayam Taliwang adalah makanan khas Taliwang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat yang berbahan dasar daging ayam. Daging ayam tersebut dibakar dengan bumbu cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, dan garam. Makanan ini biasanya disajikan bersama makanan khas Lombok yang lain, misalnya plecing kangkung dan lain sebagainya. Indonesia yang terkenal akan hasil rempah-rempahnya dengan campuran berbagai bumbu khas indonesia membuat rasa ayam taliwang ini menjadi beda dengan ayam yang lain guys. Dengan tampilan yang menarik dan mempersona, membuat kalian para pecinta kuliner jadi tidak tahan dan membuat nelen ludah lihatnya.

Jadi seandainya kalian travelling ke daerah Nusa Tenggara Barat jangan lupa untuk mampir ke tempat makan dan merasakan nikmatnya ayam taliwang ini, di berbagai tempat makan di daerah NTB banyak menyediakan makanan ini. Bagi kalian yang tidak sempat ke Nusa Tenggara Barat, jangan khawatir. Di Jakarta juga banyak tempat makan yang menyediakan makanan khas Nusa Tenggara Barat ini. Salah satu tempat makan yang lagi hits banget buat kamu yang mau mencoba ayam taliwang ini adalah Ayam Taliwang bersaudara.

Sudah hampir 30 tahun rumah makan ini menyajikan ayam taliwang khas Lombok. Berada di kawasan Panglima Poling, rumah makan ini sajikan ayam bakar dengan bumbu oranye yang menebar aroma gurih. Semakin enak disantap dengan renyahnya kangkung plus tauge renyah yang asam segar.

Ayam Taliwang Bersaudara
Jl. Panglima Polim IV No. 125
Jakarta Sleatan
Telp: (021) 7252863

Arsik Ikan Mas, kuliner khas Tanah Batak Sumatera Utara

Arsik Ikan Mas, kuliner khas Tanah Batak Sumatera Utara

Arsik ikan mas

Arsik ikan mas merupakan salah satu kuliner yang telah melegenda di tanah Batak. Tak hanya karena cita rasanya dan kaya gizi, arsik juga berkaitan erat dengan ritual adat kebatakan dan acara-acara keluarga. Arsik ikan mas kerap digunakan pada pesta pernikahan adat Batak. Arsik ditata di atas nampan besar bersama sayuran dan seonggok nasi putih. Sajian itu kemudian dipersembahkan khusus untuk pengantin. Kedua mempelai, orangtuanya dan hula-hula bersama-sama memegang ujung nampan berisi arsik ikan mas lalu mereka memanjatkan doa syukur kepada Tuhan. Begitulah arsik menjadi simbol doa dan berkat pada prosesi pernikahan adat Batak.

Arsik ikan mas pada dasarnya adalah merebus ikan mas dengan menggunakan beragam rempah dan bumbu. Bumbu yang dibutuhkan berupa asam cekala, bunga kecombrang, lokio (bawang Batak), kacang tanah, kemiri, kunyit, bawang putih dan bawang merah, cabai merah, jahe, asam gelugur, daun jeruk, daun salam, lengkuas, serai dan andaliman serta garam. Sebelum direbus, pertama sekali siapkan ikan mas dan bahan-bahan bumbunya. Kemudian, ikan mas segar yang sudah dibersihkan dilumuri dengan air perasan jeruk nipis dan diberi garam. Diamkan selama 1 jam agar air jeruk dan garap meresap ke dalam daging ikan sekaligus mengurangi kadar air tawar dalam ikan. Sebaiknya, gunakan ikan mas hasil tangkapan nelayan dari Danau Toba, bukan ikan mas ternakan. Karena tekstur daging ikan mas dari Danau Toba jauh lebih lembut, tidak berbau tanah dan ukurannya lebih besar.

Arsik akan lebih gurih jika menggunakan ikan mas yang sedang bertelur. Karena resapan bumbu pada telur akan menciptakan cita rasa sedap dan gurih. Kandungan protein pada telur bercampur dengan bumbu arsik memberikan sensasi tersendiri pada lidah. Arsik ikan mas hingga hari ini mudah ditemukan di rumah-rumah makan khas Batak. Di Sumatera Utara tidaklah sulit menemukan arsik ikan mas. Selain menjadi menu harian di sejumlah rumah makan, juga sudah biasa menjadi menu di rumah tangga.

Nasi Uduk Kuliner Indonesia

Nasi Uduk Kuliner Indonesia

Nasi Uduk

Di Indonesia, selain olahan berbahan dasar nasi yang terkenal yaitu nasi goreng. Juga ada olahan nasi lain yang tidak kalah enaknya yaitu nasi uduk. Kuliner yang satu ini merupakan salah satu kuliner yang terkenal di Indonesia khususnya di ibukota Jakarta. Tidak seperti masakan nasi pada umumnya, Nasi Uduk ini mempunyai rasa yang gurih dan butiran nasinya tidak lengket dengan butiran nasi lainnya. Sehingga saat menyantapnya bersama dengan lauk pauk dan sayuran memiliki cita rasa yang khas.

Pada proses pembuatannya, Nasi Uduk itu menggunakan air santan daripada air biasa pada proses memasaknya, sehingga menimbulkan rasa gurih dan nikmat. Pada saat memasaknya, beras dimasak bersama santan, daun salam, daun jeruk, laos, dan serai. Setelah santan kering kemudian nasi di angkat dan di kukus hingga matang. Pada proses pembuatan Nasi Uduk ini, setiap daerah di Indonesia memiliki caranya masing-masing sehingga memiliki cita rasa yang berbeda beda.

Pada penyajiannya, Nasi Uduk ini biasa disajikan dengan lauk pauk seperti tahu, tempe, sambal, ayam goreng dan taburan bawang goreng. Sebagai menu tambahan bisa di sajikan juga bersama dengan udang goreng, empal, telur dadar, dan juga lalapan. setiap daerah di Indonesia tentunya memiliki berbagai cara menyajikannya bersama dengan menu tambahan yang berbeda pula. Nasi Uduk di indonesia awalnya sering di sajikan pada saat acara adat seperti pernikahan, acara syukuran dan lain lain. tidak hanya didaerah Jakarta saja, di berbagai tempat di pulau jawa juga menggunakannya sebagai makanan sajian di berbagai acara adat mereka.

Namun, Sekarang ini Nasi Uduk tidak hanya di sajikan pada saat acara tradisional saja, namun telah menjadi kuliner yang sangat digemari dan banyak di perjual belikan di warung pinggir jalan. Nasi Uduk ini bisa kita nikmati kapan saja, baik saat sarapan, makan siang atau makan malam. Untuk lauk pauk pendamping Nasi Uduk ini bisa kita tentukan sesuai dengan selera masing-msing. Biasanya menu pendaping yang di gunakan merupakan menu kering atau tidak berkuah. Karena apabila di makan bersama kuah akan mengurangi cita rasa dari Nasi Uduk tersebut.