Lemper Ayam, Jajanan kuliner Khas Jawa yang Lezat

Lemper Ayam

Lemper merupakan makanan khas Indonesia yang terbuat dari beras ketan. Makanan ini banyak dijumpai di Pulau Jawa, khususnya Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Makanan tradisional ini dibungkus cantik menggunakan daun pisang. Beberapa orang ada yang membakarnya terlebih dahulu sebelum disajikan. Tujuannya agar aroma dari daun pisang dan ketan lebih keluar menjadikannya semakin sedap ketika disantap.

Dulu sekali lemper bisa dibilang menjadi makanan mewah, karena isiannya menggunakan daging ayam, sapi, maupun ikan. Sehingga warga membuat inovasi dengan mengganti isian daging dengan kelapa muda yang parut dan diberi aneka bumbu serta dimasak seperti abon atau srundeng. Isian ini disebut gebingan. Sekarang lemper sangat mudah didapatkan, baik di pasar tradisional, maupun di pusat perbelajaan modern. Variann isiannya pun bermacam-macam, baik isian asli seperti daging ayam, sapi maupun ikan, dan ada juga yang tetap berisi gebingan, varian pedas juga tersedia.

Bagi kamu yang mau mencoba membuat lemper sendiri, Berikut ini adalah resep membuat lemper yang enak dan legit.

Bahan yang diperlukan :
250 gram Beras ketan
125 ml Santan (sedang)
Garam (secukupnya)
1 lembar Daun pandan
Serai (secukupnya)
Daun Salam (secukupnya)
100 gram Dada ayam tanpa tulang, rebus, suwir-suwir
1 potong Laos/lengkuas
2 siung Bawang merah
1 siung Bawang putih
1/2 sendok teh Ketumbar
Gula pasir (secukupnya)
Merica halus (secukupnya)
Daun pisang untuk membungkus
2 butir Kemiri

Cara Membuat :
Cuci hingga bersih beras ketan, setelah itu rendam dalam air dingin kurang lebih 10 menit. Tiriskan. Kemudian kukus kira-kira 15-20 menit, angkat, sisihkan. Didihkan santan bersama garam secukupnya dan daun pandan. Matikan kompor. Masukkan beras ketan, aduk hingga santan terserap habis oleh ketan. Kukus ketan sampai matang, kira-kira 15-20 menit.

Cara Membuat Isiannya :
Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri. Tumis dengan sedikit minyak hingga harum. Tambahkan daun salam, laos, sereh. Aduk rata. Masukkan ayam rebus yang sudah disuwir, tambahkan sisa garam, merica dan gula pasir (tambahkan air jika perlu). Masak hingga semua bahan tercampur, air dan bumbu meresap. Angkat, sisihkan. Ambil ketan yang telah matang secukupnya (kira-kira 35-40 gram). Pipihkan, isi dengan adonan ayam, Bentuk lonjong hingga isi tidak terlihat dan bungkus dengan daun pisang. Jadi deh, lemper makanan khas Indonesia. Jika suka, lemper yang sudah jadi dapat dibakar lagi, agar lebih nikmat.

Rawon, Kuliner dengan Cita Ras Khas asal Jawa Timur

Rawon

Indonesia memang negara yang kaya akan ragam budaya, karena mempunyai banyak propinsi. Bukan hanya budaya yang kental tetapi Indonesia juga kaya akan wisata kulinernya. Bahkan dari sekian banyaknya kulinr di Indonesia ada beberapa yang pernah dinobatkan sebagai makanan paling enak didunia. Sebut saja contohnya Rendang yang dinobat sebagai makanan paling enak versi CNN tahun 2011. nah, di Tahun 2020 Rawon dinobatkan menjadi sup terenak se-Asia di tahun 2020 versi TasteAtlas. Survei ini didapatkan dari penilaian kritikus restoran profesional. Hal ini membuktikan bahwa makanan khas Indonesia kembali menyita perhatian karena rasanya yang lezat. Ini dikarenakan makanan khas Indonesia diolah dengan beragam bumbu dan rempah.

Lantas, apa itu Rawon ? Rawon adalah makanan tradisional dari Jawa Timur berupa sup daging dengan kuah yang berwarna hitam pekat. Warna hitam dari kuah Rawon ini berasal dari kluwak dan dimasak dengan bumbu khusus sehingga menghasilkan aroma dan rasa yang khas sehingga sangat menggugah selera bagi siapapun yang memakanya. Rawon ini merupakan salah satu makanan tradisional yang terkenal dan menjadi salah satu icon kuliner di Jawa Timur.

Proses pembuatan Rawon sendiri menggunakan Daging sapi. Daging tersebut pertama direbus dan dipotong kecil – kecil. Untuk bumbu yang dihaluskan diantaranya seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, ketumbar, kluwak, kunir dan lain sebagainya. Untuk penyedap rasa ditambahkan serai, daun jeruk dan lengkuas. Bumbu tersebut kemudian di tumis hingga harum. Kemudian setelah harum, bumbu tersebut dicampurkan dan dimasak bersama dengan kaldu dan potongan daging hingga matang.

Rawon biasanya disajikan bersama nasi hangat dan dilengkapi dengan tauge kecil yang sudah direbus terlebih dahulu. Untuk penambah rasa kita bisa menambahkan seperti daun bawang, sambal, dan jeruk nipis sesuai dengan selera kita. Rawon sangat cocok bila santap selagi hangat bersama menu lain seperti kerupuk udang, telur asin, dan dagingsapi goreng atau empal. Rawon ini memiliki cita rasa yang sangat khas dengan aroma dan rasa yang tentunya sangat menggugah selera. Selain dagingnya yang empuk, perpaduan rasa manis, gurih dan legit pada kuahnya yang hitam memiliki rasa yang pas dengan lidah kita. Selain itu, yang menjadi keistimewaan dari Rawon ini adalah rasa yang dihasilkan dari kluwak memberikan aroma kuat dan sensasi rasa yang khas pada makanan tradisional yang satu ini.

Mengenal Soto Lamongan, Hidangan Tradisional dari Jawa Timur

Soto Lamongan

Soto adalah makanan tradisional dari Indonesia yang sudah sangat terkenal dikalangan masyarakat Indonesia. Soto sendiri sudah tersebar di banyak daerah di wilayah Indonesia dengan ciri khas dari masing-masing daerah. diantara sekian banyaknya soto yang telah ada. Terdapat satu jenis soto yang mempunyai cita rasa yang unik yang berasal dari Jawa Timur, yaitu Soto Lamongan.

Soto Lamongan merupakan sajian makanan soto ayam yang khas dari Lamongan,Jawa Timur. Soto yang satu ini sangat unik dan berbeda dengan soto lainnya di Indonesia, baik dari segi penyajian maupun rasanya. Soto Lamongan merupakan salah satu makanan tradisional dari Lamongan yang sangat terkenal kelezatannya. Tidak hanya di daerahnya sendiri, namun juga merupakan masakan yang sudah sangat terkenal di indonesia.

Soto Lamongan ini sedikit berbeda dengan soto lainnya. Salah satu ciri khas dari Soto Lamongan ini terletak pada serbuk krupuk udangnya yang sering disebut Poya. Apabila serbuk Poya tersebut di campurkan dengan kuahnya maka akan menghasilkan rasa gurih yang khas pada Soto Lamongan ini. selain rasanya nikmat, aroma Soto Lamongan ini juga sangat menggugah selera. Proses pembuatan Soto Lamongan ini hampir sama dengan sotopada umumnya. Namun daging ayam yang digunakan adalah daging ayam kampung pilihan, sehingga menghasilkan rasa ayam yang gurih dan empuk. Untuk kuah dari Soto Lamongan ini dibuat dari bumbu khusus dengan aneka rempah yang membuat rasakuahnya sangat kuat. Selain itu kuahnya juga menggunakan kaldu ayam asli sebagai penyedap rasa.

Dalam penyajiannya, Soto Lamongan ini disajikan dengan nasi dan bahan tambahan lainnya seperti daging ayam suwir, irisan kol, tomat, daun bawang, bihun dan irisan telur ayam dalam satu mangkuk. Kemudian di siram dengan kuah soto dan ditamburkan Poya dan bawang goreng. Selain itu ada juga yang menambahkan seperti ceker ayam, kulit ayam, sayap ayam dan kentang goreng sebagai bahan pelengkap. Untuk penambah rasa Soto Lamongan ini bisa di tambahkan seperti sambal, jeruk nipis dan kecap.

Soto Lamongan sendiri memiliki cita rasa yang gurih dan kuah yang bening dengan rasa ayam yang sangat kuat sehingga menjadi keistimewaan tersendiri pada Soto Lamongan ini. Tidak lupa juga campuran serbuk Poya yang menjadikan Soto Lamongan ini semakin terasa gurihnya. Selain itu ditambah dengan isi soto seperti daging ayam suwir, daun bawang, telur dan bahan lainnya membuat Soto Lamongan ini sangat kaya akan rasa.